Soal Banjir Samarinda, Kadiskominfo Kaltim: Waktu Tepat untuk Para Calon Tawarkan Konsep

14 Views

Ditulis Oleh: Irwan Wahidin
15 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA – Banjir yang melanda kota Samarinda beberapa hari terakhir mendapat perhatian banyak pihak, tak terkecuali Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, Diddy Rusdiansyah.

Secara panjang lebar, ia menjelaskan permasalahan ini, dari masyarakat sendiri banyak yang memberikan komentar terkait banjir, mulai dari mendukung, biasa saja, hingga menghujat para pihak yang seharusnya bertanggungjawab terhadap masalah banjir ini.

“Banyak cara untuk mengungkapkan pendapat, komen dari netizen ada yang baik, santun, ada juga yang celotehan saja. Anehnya para calon Wali Kota maupun Wakil tidak ada yang memberikan komen signifikan terhadap masalah banjir terutama ide-ide atau konsep mengatasi banjir, kata Diddy di Samarinda, Selasa (14/1/2020).

Para calon Walikota yang kini akan mengikuti kontestasi di Pilwali Samarinda, dianggap Diddy, belum ada yang berani untuk mengungkapkan konsep penyelesaian masalah banjir. Sikap prihatin dan ikut membantu di lapangan belum cukup untuk menunjukkan kualitas pemikiran sebagai calon kepala daerah.

“Kalau hanya sekedar mengunjungi penduduk yang terkena musibah banjir dan kemudian membagikan sembako, bukanlah hal yang prinsip untuk menunjukkan kualitas pemikiran,” ucapnya.

Menurut Diddy, saat ini adalah waktu yang pas untuk para kandidat membuktikan konsep yang dapat ditawarkan. Entah karena sungkan untuk memulai atau masih mencari konsep yang tepat, ia sebut konsep penanganan banjir bisa dimanfaatkan untuk menarik perhatian masyarakat menjelang Pilwali.

“Ini adalah waktu yang pas untuk membuktikan konsep, penanganan banjir Samarinda ini bisa dimanfaatkan komoditas politik untuk mendulang suara. Memang perlu keberanian menawarkan konsep, mereka harus siap diserang lawan politik dan pemerhati, tapi itu lebih baik supaya masyarakat bisa melihat kualitas calon pemimpin,” jelasnya.

“Masyarakat semakin cerdas dan memiliki saluran informasi terutama medsos yang dapat update informasi terkini. Jangan takut untuk utarakan konsep, kalau ada kritik, saran, celaan dan lain sebagainya maka jadikan masukan untuk segera melakukan perbaikan, silahkan, jangan takut,” tambahnya.

Keberanian untuk mengutarakan konsep dengan detail bisa menjadi tolak ukur kandidat untuk dilihat oleh publik. Terlepas dari pengujiannya, minimal ada tawaran yang bisa dijelaskan dibanding dengan hanya melalui omongan dari mulut ke mulut. Hal itu yang diapresiasi oleh Diddy.

“Silahkan saja para ahli dan calon berdebat konsep mana yang terbaik, terlepas dari konsep mana yang paling baik, ada tawaran konsep untuk itu, harus diacungi jempol, karena setiap konsep pasti ada kelebihan dan kekurangannya,” tukasnya. (tim redaksi Diksi) 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *