PERTEMUAN PERANGKAT DAERAH DENGAN MEDIA SIBER KALTIM – Cairkan Kebuntuan Komunkasi

19 Views

Oleh : Diddy Rusdiansyah A.D, SE., MM., M.Si

 

P e n g a n t a r

Pertemuan dalam bentuk dialog ini dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2020 di Kantor Dnas Kominfo Provinsi Kaltim bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kerjasama pemberitaan tahun 2019 lalu, untuk keperluan langkah perbaikan tahun 2020 mendatang, dimana kerjasama pemberitaan dengan media online (siber) tetap dilanjutkan,, dengan fokus pemberitaan pada kegiatan OPD, terutama kegiatan yang berhubungan dengan pencapaian keberhasilan OPD dalam merealisasikan program RPJMD, terutama program prioritas yang mendukung visi Kaltim Berdaulat. Pada tahun 2019 lalu terdapat 9 media siber yang turut serta bekerja sama Dinas Kominfo, sedangkan pada tahun 2020 ada 19 media siber, sehingga cakupan OPD setiap media siber hanya 2-3 OPD, dan dibandingkan tahun 2019 lalu cakupan dimaksud dapat mencapai 5-6 OPD.

Kondisi demikian berpengaruh terhadap kualitas pemberitaan, terutama jumlah kata/karakter yang tidak seragam maupun substansi dari isi pemberitaan kegiatan yang tidak selalu didudkung dengan data relevan. Hal ini dipertegas dari pendapat beberapa wartawan media siber, yang mengatakan beberapa OPD masih cukup resisten berhadapan dengan media, disamping sedikit protetektif memberikan data yang seharusnya tidak masalah dibuka untuk publik. Suasana menjadi cair setelah adanya dialog antara perwakilan OPD yang menangani urusan kehumasan dengan para jurnalis (redaksi) media siber.

Beberapa masukan ataupun ide-ide cerdas terungkap dalam dialog ini, seperti keinginan BAPENDA melibatkan media siber pada kegiatan di UPTD mereka di Kabupaten/Kota, dan peluang untuk mengirimkan berita kegiatan kepada media untuk ditayangkan. Cara ini bisa saja dilakukan, namun idealnya dalam pemberitaan media harusberproses melalui dialog interaktif dan adanya data pendukung, Disisi lainnya LKBN Antara mensarankan setiap OPD memiliki website, dan memberitakan kegiatan dan keberhasilan yang telah dicapai, hal ini sangat diperlukan bagi kalangan media untuk mencari informasi yang dapat dijadikan berita.

Jurnalis media siber selalu memantau website OPD, yang selama ini cenderung tidak disadari OPD, karena seperti dikatakan oleh pengelola NiagaAsia.com (Intoniswan) bahwa kegiatan publikasi yang baik akan memberikan nilai tambah bagi OPD bersangkutan. Ditambahkan pula oleh Intoniswan, apabila memang OPD belum mampu membuat pers release, para jurnalis media siber bersedia untuk membantu melatih aparat OPD tanpa ada beban biaya. Masukan lainnya, baik dari jurnalis Infosatu.com (Sukri) dan Beritakaltim.com (Charles “Ucok” Siaahan), setiap OPD terutama para pejabat-nya bersifat terbuka dan berani berhadapan dengan media, tidak menyerahkan hanya pada pejabat yang menangani urusan kehumasan saja, karena hal-hal teknis tentunya lebih diketahui oleh pejabt teknisnya, sehingga sepatutnya semua pejabat OPD terbuka dengan media.

Dialog semacam ini disetujui semua pihak, baik oleh para perwakilan setiap OPD maupun pengelola media siber, untuk dilaksanakan secara berkala dan terbuka yang dikoordinasikan oleh Dinas Kominfo. Masukan ide seperti ini tentunya dapat saja dilakukan, akan tetapi apabila dilaksanakann dalam skala waktu yang pendek akan menimbulkan kejenuhan, sehingga disepkati pertemuan berkala dilakukan setiap semester/triwulan dalam bentuk pers release bersama.

Melalui dialog terbuka ini akhirnya mencairkan suasana kebuntuan komunikasi selama ini, dan sudah waktunya semua pihak menyadari perannya masing-masing, setiap OPD perlu melakukan publikasi, sementara media siber membutuhkan berita yang layak tayang yang dimiliki OPD.

 

Format pemberitaan tahun 2020

Untuk menseragamkan format pemberitaan akan diterapkan prinsip-prinsip sebagai berikut :

1. Substansi isi berita fokus pada kegiatan OPD, tidakmemfokuskan Kepala OPD bersangkutan ;
2. Kegiatan dimaksud berkorelasi terhadap pencapaian RPJMD Provinsi, yaitu mewujudkan visi “Kaltim Berdaulat” ;
3. Kegiatan yang diliput/diberitakan tidak selalu pada kegiatan seremonial ;
4. Pemberitaan media siber menampilkan penjelasan kualitatif dan kuantitatif berupa data pendukung yang relevan dalam menjelaskan pencapaian RPJMD.

Format pemberitaan tesebut menjadi rujukan bagi media siber, sehingga diharapkan berita akan menjadi seragam substansi isinya, yaitu mempublikasi kegiatan atau keberhasilan OPD dalam mendukung visi untuk wujudkan Kaltim Berdaulat.

 

Syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk pelaksanaan kerjasama

Minat media siber untuk melakukan kerjasama pemberitaan pada tahun 2020 ini mengalami peningkatan, sementara dalam DPA hanya terbuka peluang untuk 17 media saja, sehingga harus dilakukan upaya seleksi , dengan beberapa persyaratan sebagai berikut :

1. Mengajukan permohonan kerjasama pemberitaan kepadaDinas Kominfo Provinsi Kaltim, yang ditandatangani oleh Pimpinan Perusahaan diatas materai Rp 6.000,-
2. Berbadan hukum PT yang dibuktikan dengan akte notaris dan sudah mendapatkan pengukuhan dari Kementrian  Hukum & HAM ; 
3. Memiliki susunan Redaksi, dan Pimpinan/Penanggungjawab redaksi memiliki kompetensi wartawan madya, dan melampirkan copy kompetensi wartawan tersebut. Nilai tambah diberikan, apabila Anggota Redaksi lainnya dapat melampirkan kompetensi wartawan ;
4. Memiliki alamat kantor/operasional permanen, dengan bukti surat keterangan RT/Lurah ;  
5. Memiliki alamat e-mail ;
6. Memiliki NPWP, dan melampirkan bukti pembayaran pajak (SPT) tahun 2019 dan 2020, walaupun nihil ;
7. Mampu membuktikan minimal sudah beroperasi 6 (enam) bulan saat pengajuan permohonan kerjasama.

 

Berdasarkan persyaratan tersebut diatas, maka penetapan kriteria untuk dapat dipilih/ditetapkan dalam kerjasama adalah sebagai berikut :

1. Memenuhi persyaratan diatas, dan apabila kuota sebanyak17 media siber belum terpenuhi, maka pemenuhan persyaratan ditentukan berdasarkan jumlah persyaratan terbanyak yang dapat dipenuhi media siber bersangkutan. Tidak dilakukan pembukaan/pendaftaran media siber baru (tambahan) setelah berakhirnya masa pendaftaran ;
2. Jumlah pengunjung 3 bulan terakhir yang membaca/mengunjungi media siber bersangkutan ;
3. Khusus 9 media siber yang bekerjasama dengan Dinas Kominfo tahun 2019 lalu, akan dievalusasi kualitas pemberitaannya terutama terhadap jumlah berita yang disepakati sesuai perjanjian/kontrak kerjasama dan substansi berita ;
4. Untuk media siber yang baru dilakukan evaluasi dengan cara yang sama dengan angka 3, berdasarkan berita yang ditayangkan pada situs media siber bersangkutan.  

Persyaratan diatas sudah sesuai dengan Peraturan Dewan Pers Nomor : 03/ Peraturan-DP/X/2019 tentang Standarisasi Perusahaan Pers, dan sifatnya adalah melakukan pembinaankepada media siber di Kaltim, karena dengan terus berkembangnya media siber ini, disatu sisi merupakan indikasi adanya potensi keberminatan masyarakat dalam mencari informasi/berita melalui media siber. Namun, disisi lainnya perlu ada upaya meningkatkan kualitas media siber melalui langkah pembinaan, seperti penetapan persyaratan kerjasama pemberitaan ini.

Penetapan lingkup OPD yang menjadi tanggungjawab setiap media siber yang berlaku di tahun 2019 sebelumny, akan diatur kembali di tahun 2020 ini melalui “rolling”, guna memberikan kesempatan kepada masing-masing pihak untuk perluasan wawasan dan jaringan kerja.

Adapun pembukaan pendaftaran akan diinformasikan lebih lanjut pada awal bulan Pebruari 2020 mendatang, walaupun proses lelangnya bersifat penunjukan langsung. Namun, karena banyaknya pemenat maka tetap dilakukan seleksi yang bersifat terbuka.

 

Rujukan sumber berita

Sumber berita dari 38 OPD yang diliput oleh 17 media siber, tentunya secara akumulatif akan menciptakan banyak pemberitaan, terutama terkait dengan kegiatan maupun capaian hasil pembangunan sektoral yang melekat pada masing-masing OPD, sehingga ini dapat rujukan. Oleh karenanya Dinas Kominfo akan menngembangkan Media Center, dan membuka portal “SEPUTAR KALTIM”, dimana ada kodifikasi yang link terhadap portal tersebut, Artinya, setiap berita yang dibuat oleh media siber bersangkutan akan masuk dalam berita SEPUTAR KALTIM. (**dirus-ide)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *